Penulis:
Niccolo Machiavelli
Tahun terbit:
1991 (Cetakan ketiga, September 1991)
Penerbit:
PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
ISBN:
Tidak tercantum dalam buku
Kategori:
Filsafat & Ilmu Sosial
Subkategori:
Filsafat Politik & Kekuasaan
Bahasa:
Indonesia
Jumlah halaman:
184 halaman
Deskripsi:
Sang Penguasa: Surat Seorang Negarawan kepada Pemimpin Republik merupakan terjemahan karya Niccolo Machiavelli yang berjudul asli Il Principe. Buku ini merupakan salah satu karya penting dalam sejarah pemikiran politik yang membahas persoalan kekuasaan, pemerintahan, strategi politik, kepemimpinan, dan cara seorang penguasa memperoleh serta mempertahankan negara. Edisi ini diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, dengan kata pengantar M. Sastrapratedja dan Frans M. Parera, serta diterjemahkan oleh C. Woekirsari yang diperiksa kembali oleh Damasus Kaut dan Y. Priyo Utomo. Pembahasan diawali dengan surat Machiavelli kepada Lorenzo de' Medici, kemudian menguraikan berbagai bentuk kerajaan, cara memperoleh kekuasaan, serta strategi mempertahankan wilayah yang ditaklukkan, termasuk wilayah yang memiliki perbedaan bahasa, hukum, dan adat-istiadat.
Pembahasan selanjutnya berfokus pada cara memperoleh kekuasaan melalui kemampuan dan kekuatan sendiri maupun melalui keberuntungan atau bantuan pihak lain. Machiavelli menguraikan kekuasaan yang diperoleh melalui kekejaman, kekuasaan konstitusional, kekuatan negara, negara gereja, organisasi militer, serta berbagai jenis pasukan. Ia juga membahas karakter dan perilaku seorang penguasa, seperti persoalan kemurahan hati, penghematan, sikap kejam dan belas kasih, serta pertanyaan apakah seorang penguasa lebih baik dicintai atau ditakuti. Selain itu, dibahas pula pentingnya menjaga kesetiaan terhadap janji, menghindari kebencian dan penghinaan, mempertahankan wibawa, memilih dan mengelola para menteri, serta menghindari para penjilat. Keseluruhan pembahasan tersebut memperlihatkan perhatian Machiavelli terhadap hubungan antara kekuasaan politik, kekuatan militer, kepentingan negara, dan kemampuan seorang penguasa dalam membaca realitas politik.
Pada bagian berikutnya, buku membahas hubungan antara kekuasaan dan realitas politik melalui pemikiran yang kemudian dikenal sebagai Machiavellianisme. Pemikiran Machiavelli dibahas melalui berbagai tafsir mengenai hubungan antara kekuasaan, moralitas, agama, dan kepentingan politik, sehingga pemikirannya tidak hanya dipahami sebagai ajaran untuk mempertahankan kekuasaan dengan segala cara, tetapi juga sebagai usaha memahami politik berdasarkan realitas kekuasaan dan perilaku manusia. Buku kemudian membahas sejauh mana keberuntungan memengaruhi kehidupan manusia serta bagaimana seorang penguasa dapat menghadapinya, sebelum ditutup dengan saran Machiavelli mengenai upaya membebaskan Italia dari bangsa asing. Bagian akhir buku dilengkapi dengan kepustakaan, indeks nama, dan riwayat singkat pengarang.