Penulis:
Nur Sayyid Santoso Kristeva, M.A.
Tahun terbit:
2013 (Cetakan 1: Februari 2009; Cetakan 4: Mei 2013)
Penerbit:
Institute for Philosophycal and Social Studies (INSPHISOS) Cilacap-Jogjakarta & Eye on The Revolution + Revdem, Cilacap
ISBN:
Tidak tercantum dalam buku
Kategori:
Ilmu Sosial & Politik
Subkategori:
Gerakan Sosial, Pengorganisasian Masyarakat & Advokasi
Bahasa:
Indonesia
Jumlah halaman:
141 halaman
Deskripsi:
Sekolah Gerakan Sosial: Membela Mereka yang Terhisap & Tertindas untuk Pemberdayaan Masyarakat Sipil merupakan kumpulan modul (hand-out) yang dirancang sebagai bahan pendidikan dan pelatihan bagi aktivis lapangan, organisasi non-pemerintah, dan kader pergerakan mahasiswa. Buku ini lahir dari kegelisahan penulis atas jurang antara dunia teoretis akademisi dan dunia praktik para aktivis perubahan sosial di akar rumput, sehingga disusun untuk menjembatani keduanya dengan bahasa yang aplikatif namun tetap berpijak pada kerangka teoretik yang kuat.
Buku dibuka dengan Hand-Out tentang Teori Perubahan Sosial, yang mengulas paradigma-paradigma ilmu sosial (dominatif-instrumental, interpretatif, dan kritis-emansipatoris) menurut pemikiran Jurgen Habermas, serta kerangka kesadaran magis, naif, dan kritis dari Paulo Freire, sebagai dasar untuk memahami posisi teori pembangunan dan teori transformasi sosial. Pembahasan berlanjut ke Dinamika Perubahan Sosial Indonesia, Analisis Ekonomi-Sosial-Politik Indonesia, serta Protes Sosial, Reformasi Politik, dan Gerakan Sosial, termasuk kajian relasi antara negara, masyarakat, dan kapitalisme global.
Pada bagian keterampilan praktis, buku ini menyajikan modul-modul aplikatif seperti Teori Dasar Kepemimpinan, Manajemen dan Resolusi Konflik, Teknik Agitasi-Orasi-Propaganda, Teknik Lobi dan Negosiasi, Teknik dan Manajemen Aksi Massa, Teknik Advokasi Dasar, serta Strategi Pengorganisasian Masyarakat (Community Organizer). Dengan pendekatan "anti-copyright" yang mendorong penyebarluasan bebas, buku ini diposisikan sebagai panduan kerja lapangan bagi mereka yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat sipil dan pendampingan kelompok marginal, memadukan kerangka ideologis-kritis dengan keterampilan teknis pengorganisasian gerakan.